Krapyak – Rekoleksi merupakan salah satu sarana pembinaan iman yang penting bagi para pelayan Gereja. Dalam dinamika pelayanan yang padat, rekoleksi menjadi kesempatan untuk berhenti sejenak, masuk dalam keheningan, serta merefleksikan kembali panggilan dan perutusan sebagai murid Kristus. Melalui doa, permenungan, dan pendalaman materi, setiap pribadi diajak untuk memperbarui semangat dalam melayani dengan iman, kasih, dan pengharapan.

Kegiatan rekoleksi DPP Pleno dan aktivis Gereja Santo Ignatius Krapyak yang dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026 dengan mengusung tema “Melayani Allah dalam Iman, Kasih dan Pengharapanku.” Acara diawali dengan pembukaan dan pengantar yang mengajak seluruh peserta untuk mempersiapkan hati, dilanjutkan dengan sesi utama yang dibawakan oleh Romo C. Eko Wahyu D.S., OSC selaku narasumber. Dalam penyampaiannya, Romo Eko mengajak para peserta untuk semakin menyadari bahwa pelayanan bukan sekadar tugas, melainkan sebuah panggilan iman yang membutuhkan ketulusan, komitmen, dan relasi yang dekat dengan Tuhan.
Suasana rekoleksi terasa hidup dan interaktif. Para peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak untuk berefleksi secara pribadi maupun dalam kebersamaan. Antusiasme umat tampak dari perhatian yang penuh selama sesi berlangsung, serta keterlibatan aktif dalam setiap momen yang dihadirkan. Kehangatan dan sukacita juga semakin terasa melalui kebersamaan antar peserta, baik dalam sesi formal maupun saat jeda kegiatan.
Selain pendalaman rohani, rekoleksi ini juga diwarnai dengan pujian dan nyanyian yang dibawakan dengan penuh penghayatan, membantu peserta untuk semakin masuk dalam suasana doa. Momen kebersamaan yang terjalin, termasuk sesi foto bersama, menjadi tanda nyata persaudaraan dalam Gereja yang hidup dan saling mendukung dalam pelayanan.