Kunjungan Silaturahmi Vikep Semarang Bersama Komisi HAK

Twitter
WhatsApp
Email
Dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan lintas iman, Romo J.B. Rudy Hardono, Pr., selaku Vikaris Episkopal (Vikep) Semarang bersama Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK) Kevikepan Semarang, serta didampingi oleh sejumlah tokoh lintas agama, melaksanakan kunjungan silaturahmi dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Semarang – Dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan lintas iman, Romo J.B. Rudy Hardono, Pr., selaku Vikaris Episkopal (Vikep) Semarang bersama Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK) Kevikepan Semarang, serta didampingi oleh sejumlah tokoh lintas agama, melaksanakan kunjungan silaturahmi dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Wali Kota Semarang mengadakan Silaturahmi di Balai Kota dengan mengundang tokoh agama dan tokoh masyarakat

Kegiatan silaturahmi ini dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan titik keberangkatan dari Wisma Keuskupan Agung Semarang. Rangkaian kunjungan diawali dengan mengunjungi Balai Kota Semarang sebagai bentuk penghormatan dan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Kunjungan di Masjid Nusra Jahan bersama Kuria KAS

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Masjid Nusra Jahan yang merupakan pusat kegiatan Jemaat Ahmadiyah Indonesia, sebagai wujud keterbukaan dan dialog dalam keberagaman. Selanjutnya, rombongan mengunjungi Pondok Pesantren Roudhatus Sholihin yang diasuh oleh Gus KH. Abdul Qodir, mempererat tali persaudaraan dengan kalangan pesantren. Rangkaian kunjungan ditutup dengan silaturahmi ke Ketua PCNU Kota Semarang, KH. Anashom, sebagai representasi Nahdlatul Ulama dalam memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dan toleransi.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat relasi, membangun dialog yang penuh kasih, serta meneguhkan komitmen bersama untuk merawat kerukunan, persatuan, dan perdamaian di tengah keberagaman masyarakat Kota Semarang. Semangat Idulfitri yang sarat dengan nilai saling memaafkan dan memperbaharui hubungan menjadi landasan kuat dalam memperkuat harmoni antar umat beragama.