TPE Pembaharuan Janji Imamat dan Pemberkatan Minyak

 

LAGU PEMBUKA – PS. 682

TANDA SALIB DAN SALAM PEMBUKA

Uskup    :    † Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus

Umat     :    Amin

Uskup    :    Damai bersamamu

Umat     :    Dan bersama rohmu

 

PENGANTAR

 

PERNYATAAN TOBAT

(Tuhan Kasihanilah Kami – PS 351)

Uskup    : Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah memilih dan memanggil kami untuk menjadi milik-Mu yang kudus, meskipun kami orang berdosa.

Koor      : Tuhan Kasihanilah kami,

Umat     : Tuhan Kasihanilah kami.

 

Uskup    : Diantara umatMu, Engkau juga memilih orang-orang yang Kau beri kepercayaan untuk melayani umat-Mu, meskipun mereka penuh kelemahan.

Koor      : Kristus Kasihanilah kami,

Umat     : Kristus Kasihanilah kami

 

Uskup    : Engkau menghendaki agar kami saling mengasihi dan menyerahkan diri demi pembangunan Gereja-Mu serta pewartaan Injil bagi segala bangsa.

Koor      : Tuhan Kasihanilah kami,

Umat     : Tuhan Kasihanilah kami.

 

Uskup    :    Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

Umat     :    Amin.

 

KEMULIAAN: PS. 352

Uskup : Kemuliaan kepada Allah di surga

Umat   :

Dan damai di bumi kepada orang yang berkenan pada-Nya

Kami memuji Dikau

Kami meluhurkan Dikau

Kami menyembah Dikau

Kami memuliakan Dikau

Kami bersyukur kepadaMu

Karena kemuliaan-Mu yang besar

Ya Tuhan Allah, Raja surgawi, Allah Bapa yang Mahakuasa

Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal

Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah, Putra Bapa

Engkau yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami

Engkau yang menghapus dosa dunia, kabulkanlah doa kami

Engkau yang duduk di sisi Bapa, kasihanilah kami

Karena hanya Engkaulah Tuhan, hanya Engkaulah Tuhan

Hanya Engkaulah maha tinggi, ya Yesus Kristus

Bersama Roh Kudus dalam kemuliaan Allah Bapa.

Amin.

 

DOA PEMBUKA

Uskup    :    Marilah berdoa (hening)

Ya Allah yang Mahabaik, hari ini kami bersatu dalam kesatuan Gereja Katolik di Keuskupan Agung Semarang, secara khusus kami yang telah Engkau urapi dengan Imamat-Mu, di hadapan para umat yang hadir, akan memperbaharui janji kesetiaan imamat yang selama dihidupi. Semoga semakin menjadi Imam-Mu yang setia dan transformatif dalam kehidupan bermasyarakat dan menggereja. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

Umat     :    Amin.

 

LITURGI SABDA

BACAAN PERTAMA1Petrus 5:1-4   

 

Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus

“Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu.”

Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak. Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu. Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Umat : Syukur kepada Allah.

 MAZMUR TANGGAPAN – MAZMUR 23:1-6

Reff.: Tuhanlah gembalaku, tak’kan kekurangan aku.

  1. Tuhan adalah gembalaku, aku tidak kekurangan; ku dibaringkan-Nya di rumput yang hijau, di dekat air yang tenang. Ku dituntun-Nya di jalan yang lurus demi nama-Nya yang Kudus.
  2. Sekalipun aku harus berjalan di lembah yang kelam, aku tidak takut akan bahaya, sebab Engkau sertaku, sungguh tongkat pengembalaan-Mu, itulah yang menghiburku.

 BAIT PENGANTAR INJIL

Ulangan: Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik  memberikan nyawanya bagi domba-dombanya”.

BACAAN INJIL – Yohanes 10:1-10

Imam     :    Tuhan bersamamu

Umat     :    Dan bersama rohmu

Imam     :    Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes

Umat     :    Dimuliakanlah Tuhan    

Gembala yang Baik!

Pada suatu ketika Yesus berkata kepada para murid-Nya: “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok; tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba. Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar. Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya. Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.” Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka. Maka kata Yesus sekali lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu. Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya”.

Imam     :    Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan, dan tekun melaksanakannya.

Umat     :    Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.

HOMILI

PEMBARUAN JANJI IMAMAT

Uskup    :    Para Rama, kini kita kenangkan saat Kristus Tuhan mengikutsertakan para Rasul dan kita dalam martabat imamat-Nya.

Bersediakah para Rama membarui janji yang pernah para Rama ucapkan di hadapan Uskup dan Umat?

Imam     :    Kami bersedia.

Uskup    :    Bersediakah para Rama bersatu lebih erat dengan Kristus dan menjadi lebih serupa dengan-Nya, menyangkal diri dan meneguhkan janji terhadap tugas suci, yang sudah para Rama terima dengan bahagia pada pentahbisan demi cinta akan Kristus dan Gereja-Nya?

Imam     :    Kami bersedia.

Uskup    :    Bersediakah para Rama menjadi pelayan misteri Allah dalam Perayaan Ekaristi Kudus dan dalam upacara liturgi lainnya, serta setia menunaikan tugas suci mengajar umat, seturut teladan Kristus, Pemimpin dan Gembala kita, bukan sebagai orang-orang yang ingin akan harta benda, tetapi semata-mata karena hasrat ingin menyelamatkan sesama?

Imam     :    Kami bersedia.

Uskup    :    Dan sekarang kami minta kepada Saudari-saudara, seluruh Umat, supaya  berdoa bagi para Imam.

Semoga Tuhan memberi mereka bantuan melimpah, sehingga selaku hamba setia Kristus, Imam Agung, mereka dapat menghantar Saudara sekalian kepada Kristus sumber keselamatan. Kami mohon….

Umat     :    Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

Uskup    :    Berdoalah pula bagi saya yang hina dina, agar saya setia pada tugas kerasulan yang dipercayakan kepada saya. Mudah-mudahan di tengah Saudara sekalian, saya lebih sempurna menjadi gambar Kristus, Imam dan Gembala, Guru dan Abdi semua orang. Kami mohon ….

Umat     :    Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

Uskup    :    Semoga Tuhan melindungi kita sekalian dengan kasih sayang-Nya dan menghantar kita sekalian para gembala dan kawanan domba menuju hidup abadi.

Umat     :    Amin.

PEMBERKATAN MINYAK

(Setelah pembaruan janji imamat, kemudian Bapa Uskup dibantu asisten memberkati minyak). 

Uskup    :    Saudari-saudara, marilah kita mohon agar Allah Bapa kita yang Mahakuasa berkenan memberkati minyak-minyak ini, sehingga semua orang yang diurapi mengalami perubahan batin dan mendapat bagian dalam keselamatan abadi. 

(Menghadap Minyak Pengurapan Orang Sakit,

Oleum Infirmorum OI) 

Uskup    :    Allah Bapa yang Mahakasih, Engkau menyem-buhkan orang-orang sakit dengan pengantaraan Putra-Mu, Yesus Kristus. Dengarkanlah doa-doa kami yang beriman kepada-Mu dan utuslah Roh Kudus, Penghibur, dan sahabat manusia. Semoga berkat-Mu (†) mencapai semua orang yang diurapi dengan minyak ini agar dibebaskan dari derita dan sakit, sehingga badan, hati serta jiwanya menjadi sehat.

Ya Bapa, semoga minyak ini terberkati untuk kepentingan kami demi nama Tuhan kami Yesus Kristus yang hidup dan bertakhta bersama Dikau dalam persekutuan Roh Kudus, kini dan sepanjang segala masa.

Umat     :    Amin.

 

(Menghadap Minyak Katekumen,

Oleum CatechumenorumOC)

Uskup    :    Allah Bapa yang Mahakasih, Engkaulah pelindung semua orang yang percaya kepada-Mu. Berkatilah (†) minyak ini, dan berikanlah kearifan dan kekuatan kepada semua yang diurapi dengannya, dalam persiapan baptis mereka. Bimbinglah mereka memahami Injil, bantulah mereka menerima panggilan hidup kristiani dan antarkanlah mereka pada kebahagiaan karena kelahiran baru dalam keluarga Gereja-Mu. Kami panjatkan doa ini demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.

Umat     :    Amin.

(Menghadap Minyak Krisma,

Sanctum Chrisma SC, setelah diramu dengan balsam)

Uskup    :    Allah Bapa yang Mahakasih, kami berterima kasih kepada-Mu atas anugerah yang Kaulimpahkan kepada kami karena cinta-Mu. Kami berterima kasih atas kehidupan ini dan atas sakramen-sakramen yang memperkuat serta mengartikan lebih penuh kehidupan tersebut. Pada masa Perjanjian Lama, umat-Mu Kauberi sepercik dari daya minyak suci ini, dan bila sampailah kepenuhan waktu, misteri itu Kaubawa menuju kesempurnaan dalam hidup Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu. Berkat derita, wafat dan kebangkitan-Nya, Ia menyelamatkan umat manusia. Ia mengutus Roh-Mu untuk memenuhi Gereja dengan segala anugerah yang perlu untuk penyelesaian karya penebusan-Mu. Sejak saat itu dan selanjutnya, dengan tanda penguatan suci Engkau melimpahkan  hidup dan cinta-Mu kepada manusia dengan urapan Roh, Kaukuatkan semua yang lahir kembali dalam pembaptisan. Dengan urapan itu, Kauubah mereka menjadi serupa dengan Kristus, Putra-Mu, dan Kauberi mereka bagian dalam karya-Mu selaku Raja, Imam, dan Nabi. 

(Semua Imam ikut mengulurkan tangan, sementara Bapa Uskup melanjutkan doa pemberkatan)

Uskup    :    Maka ya Bapa, karena daya cinta-Mu, buatlah ramuan minyak dalam balsam ini, jadi tanda dan sumber berkat-Mu. Curahkanlah anugerah Roh Kudus-Mu pada Saudari-saudara kami yang akan diurapi dengannya agar cahaya kesucian memancar dalam dunia, dari tempat dan benda yang ditandai dengan minyak ini. Terutama ya Bapa, kami mohon agar dengan tanda pengurapan-Mu ini, Engkau berkenan menumbuhkan Gereja-Mu hingga sampai pada kemuliaan abadi, dimana Engkau, ya Bapa, menjadi semua dalam segala-galanya, bersama Kristus, Putra-Mu, dalam persatuan dengan Roh Kudus, sepanjang segala masa.

Umat     :    Amin.

LITURGI EKARISTI 

PERSIAPAN PERSEMBAHAN                     

Selama persembahan disiapkan di altar, dinyanyikan lagu persiapan persembahan – PS. 689

MENGHUNJUKKAN BAHAN PERSEMBAHAN

Uskup    :    Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima roti yang kami siapkan ini. Inilah hasil dari bumi dan dari usaha manusia yang bagi kami akan menjadi roti kehidupan.

Umat     :    Terpujilah Allah selama-lamanya.

Uskup    :    Terpujilah Engkau, ya Tuhan, Allah semesta alam, sebab dari kemurahan-Mu kami menerima anggur yang kami siapkan ini. Inilah hasil dari pohon anggur dan dari usaha manusia yang bagi kami akan menjadi minuman rohani.

Umat     :    Terpujilah Allah selama-lamanya.

Uskup    :    Berdoalah Saudara-saudari, supaya persem-bahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang Mahakuasa.

Umat     :    Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

 

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN

Uskup    :    Ya Allah yang Mahakuasa, kami bergembira karena Engkau segarkan kembali janji Imamat kami para Imam-Mu seraya menghayati hidup sebagai imam yang transformatif atau berdaya ubah dalam pelayanan. Semoga ini menjadi tanda persembahan hidup kami bersama roti anggur dan niat baik yang kami hantarkan kepada-Mu.

Terimalah dengan rela persembahan umat-Mu untuk Kau satukan dengan kurban Kristus di Altar-Mu. Sebab Dialah Tuhan dan Pengantara kami yang hidup dan bersatu dengan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa.

Umat     :    Amin.

 

DOA SYUKUR AGUNG VII

Prefasi 4 (Yesus berkeliling, berbuat baik)        

Uskup    :    Tuhan bersamamu
Umat     :    Dan bersama rohmu
Uskup    :    Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
Umat     :    Sudah kami arahkan
Uskup    :    Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita
Umat     :    Sudah layak dan sepantasnya

Uskup    :
Sungguh layak dan sepantasnya, kami selalu dan di mana-mana bersyukur kepada-Mu, Bapa yang Mahamurah dan Allah yang setia.

Sebab Engkau memberikan kepada kami Yesus Kristus Putra-Mu, sebagai Bapa yang setia dan penuh belas kasih, kepada anak-anak dan kaum miskin, orang sakit dan orang berdosa.

Ia menjadikan diri-Nya sesama bagi orang-orang yang tertindas dan tersiksa. Dengan perkataan dan perbuatan, Ia mewartakan bahwa Engkau adalah Bapa yang penuh perhatian kepada semua anak-Mu.

Oleh karena itu, bersama para malaikat dan semua orang kudus, kami memuji dan mengu-capkan syukur kepada-Mu seraya menguman-dangkan madah kemuliaan-Mu dengan tak henti-hentinya bernyanyi:

 

KUDUS: PS. 392

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan,
Allah segala kuasa, surga dan bumi penuh kemulian-Mu
Terpujilah Engkau di surga
Diberkatilah yang datang, dalam nama Tuhan
Terpujilah Engkau disurga.

 

Uskup    :    Sungguh kuduslah Engkau dan pantas dimuliakan, ya Allah, Penyayang umat manusia, sebab Engkau senantiasa mendampingi kami dalam perjalanan hidup ini.

Sungguh terbekatilah Putra-Mu yang hadir di tengah kami karena oleh kasih-Nya kami dihimpun, dan seperti dahulu bagi para murid-Nya, demikian pula kini bagi kami Ia menjelaskan isi Kitab Suci dan memecah-mecah roti.

S.Imam  :  Maka, kami mohon kepada-Mu, ya Bapa yang Mahamurah, sudilah mengutus Roh Kudus-Mu agar Ia menguduskan persembahan roti dan anggur ini supaya menjadi bagi kami Tubuh dan  † Darah Tuhan kami, Yesus Kristus.

Pada hari sebelum menderita sengsara, dalam perjamuan malam terakhir, Ia mengambil roti dan memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

TERIMALAH DAN MAKANLAH! INILAH TUBUH-KU, YANG DISERAHKAN BAGI-MU.

Demikian pula, sesudah perjamuan, Ia mengambil piala, mengucap syukur kepada-Mu, lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

TERIMALAH DAN MINUMLAH: INILAH PIALA DARAH-KU, DARAH PERJANJIAN BARU DAN KEKAL, YANG DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA ORANG DEMI PENGAMPUNAN DOSA.

LAKUKANLAH INI UNTUK MENGENANGKAN DAKU.

Imam     :    Sungguh agung misteri iman kita

Umat     :    Tuhan, penebus dunia,
dengan salib dan kebangkitan-Mu,
Engkau membebaskan manusia.
Selamatkanlah kami, umat-Mu.

S.Imam  :  Dari sebab itu, ya Bapa yang kudus, kami mengenangkan Yesus Kristus, Putra-Mu, Penyelamat kami. Melalui penderitaan dan kematian pada kayu salib, Ia telah Engkau antar menuju kemuliaan kebangkitan dan Engkau beri tempat di sisi kanan-Mu. Sambil mengenangkan Dia, kami mewartakan karya cinta kasih-Mu sampai Ia datang kembali dan kepada-Mu kami mempersembahkan roti kehidupan dan piala syukur.

Ya Bapa, sudilah menerima persembahan Gereja-Mu ini; di dalamnya kami menghadirkan kurban Paskah Kristus yang telah diserahkan kepada kami. Semoga berkat kekuatan  Roh cinta kasih-Mu, kini dan selamanya, kami dicatat sebagai anggota Putra-Mu karena kami telah mengambil bagian dalam Tubuh dan Darah-Nya.

Ass. 1    :    Ya Tuhan, sudilah Engkau menyempurnakan Gereja-Mu dalam iman dan cinta kasih bersama Paus kami Fransiskus dan Uskup Agung kami Robertus, bersama semua uskup, imam, diakon, dan seluruh umat yang Engkau tebus.

Bukalah mata kami untuk melihat keperluan saudara-saudari kami. Ilhamilah kami agar menemukan perkataan dan perbuatan yang tepat untuk menghibur mereka yang menderita dan menanggung beban.

Ass. 2    :    Buatlah agar kami melayani mereka dengan ikhlas menurut teladan dan perintah Kristus. Semoga Gereja-Mu tampil sebagai saksi kebenaran dan kemerdekaan, kedamaian, dan keadilan, agar semua orang bangkit dengan harapan baru.

Ass. 3    :    Ingatlah akan saudara-saudari kami yang kini beristirahat dalam damai Kristus. Ingatlah pula akan semua orang yang sudah meninggal; hanya Engkaulah yang mengenal iman mereka. Perkenankanlah mereka menikmati cahaya wajah-Mu dan pada waktu kebangkitan, anugerahilah mereka kepenuhan hidup.

Ass. 4    :    Izinkanlah kami pula mencapai kediaman abadi setelah mengakhiri ziarah kami di dunia ini. Di sana kami akan hidup abadi bersama Engkau, bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah, Santo Yosep suaminya yang suci, para rasul dan para martir dan dalam kesatuan dengan semua orang kudus, kami akan memuji dan mengagungkan Dikau demi Yesus Kristus, Putra-Mu.

Bapa Uskup dan para Imam:            

6      i                                       i

De- ngan pengantaraan Kristus,

i                            i   76     67  7

bersama Dia dan da-lam   Di- a,

6    i                                                    i

ba-gi-Mu Allah Bapa yang maha-kuasa

i                                      i   76    67   7                                    

dalam persekutuan dengan Roh  Ku-dus

7                             65   56   7  67  6

Sega-la hormat dan ke-  mu- li- a-  an

6    7    6     6  5  6  65   5

Sepan-jang sega-la  ma-sa.

5 /5 . 6 .  /  i . 7. / 6… /  3…/ 2… / 3… //

Umat     :    A–min,        A –     min,   A       –      min.

 

BAPA KAMI

Uskup    :    Atas petunjuk penyelamat kita, dan menurut ajaran Ilahi, maka beranilah kita berdoa:

Bapa kami yang ada di surga,
Dimuliakanlah nama-Mu
Datanglah kerajaan-Mu
Jadilah kehendak-Mu
Di atas bumi seperti di dalam surga
Berilah kami rejeki pada hari ini
Dan ampunilah kesalahan kami
Seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami
Dan janganlah masukan kami ke dalam pencobaan
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Uskup    :    Ya Bapa, jadilah selalu kehendak–Mu, sebab itulah satu-satunya pedoman hidup kami. Semoga kami tak henti-hentinya berusaha supaya kehendak-Mu benar-benar terlaksana di dalam diri kami sendiri, di dalam keluarga dan lingkungan hidup kami, sementara kami menantikan dengan rindu kedatangan penye-lamat kami, Yesus Kristus.

Umat     :    Sebab Engkaulah Raja, yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.

DOA DAMAI

Uskup :  Ya Tuhan Yesus Kristus, Engkau pernah bersabda kepada para rasul, “Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu.” Jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami kini dan sepanjang masa.

Umat   :  Amin.
Uskup : Damai Tuhan kita Yesus Kristus bersamamu.
Umat   :  Dan bersama rohmu.

 

SALAM DAMAI

Salam damai diberikan dengan menganggukkan kepala.

ANAK DOMBA ALLAH: PS. 413

Anak domba Allah, ‘Kau yang menghapus dosa dunia
Kasihanilah kami (2X)
Anak domba Allah, ‘Kau yang menghapus dosa dunia
Berilah kami damai.

 

PEMECAHAN ROTI

Uskup    :    Inilah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya.
Umat     :    Ya Tuhan, saya tidak pantas, Tuhan datang pada saya tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

DOA KOMUNI BATIN

Yesusku, aku percaya, Engkau sungguh hadir dalam Sakramen Mahakudus. Aku mencintai-Mu lebih dari segalanya, dan aku merindukan kehadiran-Mu dalam jiwaku.

Karena sekarang aku tak dapat menyambut-Mu dalam Sakramen Ekaristi,  datanglah sekurang-kurangnya secara rohani ke dalam hatiku.

Karena Engkau hadir di sini aku memeluk-Mu dan mempersatukan diriku sepenuhnya kepada-Mu.

Jangan biarkan aku terpisah daripada-Mu. Amin.

 

DOA SESUDAH KOMUNI

Uskup    :    Marilah berdoa (Hening sejenak)

Allah Bapa, sumber kegembiraan, bersama seluruh gembala dan umat-Mu di Keuskupan Agung Semarang kami sungguh bersyukur karena telah ikut ambil bagian dalam Ekaristi pembaruan janji imamat para imam-Mu dan pemberkatan minyak. Semoga peristiwa agung ini menjadi tanda dan sarana Engkau menguduskan Gereja-Mu.

Bantulah kami agar semakin setia dalam menghayati panggilan hidup ini, dengan menjadi imam yang transformatif: siap berubah dan membawa perubahan yang semakin baik dalam kehidupan bersama.

Demi Kristus, Tuhan kami, yang bersama dengan Bapa dan bersatu dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa

Umat     :    Amin.

Doa Mohon Perlindungan Dari Wabah Virus Corona

Allah Bapa Pemelihara kehidupan, kami bersyukur atas penyertaan-Mu dalam hidup kami.

Lindungilah dan peliharalah kami agar segera terbebaskan dari wabah virus Corona.

Anugerahkanlah kesembuhan bagi semua yang terjangkit, berilah istirahat kekal kepada mereka yang berpulang dalam damai-Mu.

Bantulah para tenaga medis: para dokter dan perawat, para relawan dan saudara yang merawat pasien, agar mereka tabah dan tegar dalam upaya mereka membantu sesama.

Jagalah mereka dan seluruh sanak keluarganya, agar tetap sehat dan aman sentausa.

Tuntunlah para pemimpin bangsa dan agama, agar mampu mengambil langkah-langkah yang bijaksana dan efektif dalam menangani wabah virus corona dan dampak-dampaknya.

Semoga mereka mampu melibatkan seluruh warga untuk bersatu padu meningkatkan kepedulian dan solidaritas, serta mengambil sikap yang tepat.

Ini semua kami mohon dengan pengantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan mengasihi kami kini dan selamanya.

Santa Maria, Bunda Penolong, doakanlah kami;
Santo Yosep, Pelindung Gereja, doakanlah kami;
Malaikat Agung Santo Mikael, Gabriel dan Rafael, doakanlah kami;
Santo Sebastianus, doakanlah kami;
Santo Rochus, doakanlah kami;
Santo Carolus Borromeus, doakanlah kami;
Santo Antonius Agung, doakanlah kami;
Santo Quirinus, doakanlah kami;
Santo Edmundus, doakanlah kami;
Santo Damianus, doakanlah kami;
Santa Dymphna, doakanlah kami;
Santo Eustakius, doakanlah kami;
Santa Corona dan Santo Viktor, doakanlah kami;
Dan Para Kudus Allah, pelindung dari wabah dan penyakit, doakanlah kami.

BERKAT

Ass        :    Saudari-saudara sekalian, marilah kita mohon berkat Tuhan agar martabat imam, nabi, dan raja yang melekat dalam panggilan kita sebagai Umat Allah, berdaya guna dalam mewujudkan transformasi atau perubahan di tengah masyarakat kita.

Uskup    :    Tuhan bersamamu

Umat     :    Dan bersamamu rohmu

Uskup    :    Semoga Tuhan melimpahkan rahmat-Nya dan melindungi saudara sekalian.

Umat     :    Amin.

Uskup    :    Semoga Tuhan melimpahi saudara sekalian dengan kasih karunia.

Umat     :    Amin.

Uskup    :    Semoga Tuhan memberi saudara sekalian damai dan kesejahteraan.

Umat     :    Amin.

Uskup    :    Semoga saudara sekalian dilindungi dan dibimbing oleh rahmat Allah yang Mahakuasa, † Bapa  dan  † Putra  dan  † Roh Kudus.

Umat     :    Amin.

Ass. 1    :    Saudari-saudara sekalian, Perayaan Ekaristi Pembaruan Janji Imamat dan Pemberkatan Minyak sudah selesai.

Umat     :    Syukur kepada  Allah

Ass. 1    :    Marilah kita pergi. Kita diutus mewartakan kebaikan Tuhan.

Umat     :    Amin.

LAGU PENUTUP: PS. 683

Facebook
Google+
Twitter

Kabar lain

INDONESIA MAJU

SURAT GEMBALA 75 TAHUN KEMERDEKAAN INDONESIA USKUP AGUNG KEUSKUPAN AGUNG