Tata Perayaan Ekaristi Minggu Paskah VII, Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-54

KATA PENGANTAR:

L : Saudara/i, umat beriman terkasih, Hari ini Minggu Paskah VII, kita merayakan Hari Komunikasi Sosial sedunia ke-54. Dalam perayaan ini, kita bersyukur kepada Allah yang menceritakan diri-Nya dalam sejarah, terutama dalam diri Yesus Kristus, agar kita mengenal, mengimani dan bersatu dengan Dia. Kita bersyukur, Tuhan menganugerahkan kita kemajuan teknologi yang melahirkan pelbagai alat komunikasi sosial yang membantu kehidupan manusia. Kita bersyukur pula, di tengahtengah keprihatinan atas wabah Pandemi Covid 19 yang memaksa kita menjaga jarak dan belum dapat berkumpul dalam Ekaristi, media komunikasi sosial membantu kita ber”communio” secara virtual lewat siaran livestreaming.

Paus Fransiskus menulis pesan dengan judul “Supaya Engkau dapat Menceritakan kepada Anak Cucumu” (Kel 10:2): Hidup Menjadi Cerita. Paus fokus pada cerita. Cerita yang diceritakan dari generasi ke generasi, bagaimana Allah terus membuat diriNya hadir. Ia hidup. HidupNya diceritakan sepanjang sejarah dan Yesus, Sang Allah hidup juga berbicara tentang Allah lewat cerita hidup sehari-hari, sehingga sungguh hidup menjadi cerita yang harus terus diceritakan. Marilah kita siapkan hati untuk perayaan keselamatan ini.

 

DOA PEMBUKA

I : Allah Bapa kami yang mahakudus, tidak ada orang yang pernah melihat Engkau. Tetapi Putera-Mu telah menceritakan cinta kasih-Mu kepada kami melalui hidup, derita, wafat dan kebangkitan-Nya. Pada Hari Komunikasi Sosial sedunia yang ke-54 ini, kami mohon, peliharalah kami atas nama Tuhan kami Yesus Kristus agar kami bersatu dan memuliakan Dikau dengan tekun menceritakan kisah kasih-Mu kepada manusia dalam segala tingkah laku kami. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa. Amin

 

BACAAN KITAB SUCI
Bacaan Pertama. Kis 1:12-14

L : Pembacaan dari Kisah Para Rasul:

Setelah Yesus diangkat ke surga, dari bukit yang disebut Bukit Zaitun kembalilah para rasul ke Yerusalem yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya. Setelah tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus.Dengan sehati mereka semua bertekun dalam doa bersama dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus. Demikianlah sabda Tuhan.

U : Syukur kepada Allah

 

Mazmur Tanggapan: Mzm 27:1.4.7-8a

Bahagia kuterikat pada Yahweh

* Tuhan adalah terang dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?

* Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, satu inilah yang kuingini; diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati bait-Nya.

* Dengarlah, ya Tuhan, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku! Wajah-Mu kucari, ya Tuhan, seturut firman-Mu, “Carilah wajah-Ku!”

 

Bacaan II : 1Ptr 4:13-16

L : Pembacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus:

Saudara-saudara terkasih, bersukacitalah sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus. Dengan demikian kamu pun boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Kristus menyatakan kemuliaan-Nya. Berbahagialah kamu, jika dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah, ada padamu. Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri, penjahat atau pengacau. Tetapi, jika kamu harus menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah malu karena hal itu. Malah kamu harus memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.

Demikianlah sabda Tuhan.

U : Syukur Kepada Allah

 

Bait Pengantar Injil Yoh 14:18:

Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu; Aku akan datang kembali kepadamu.

 

Bacaan Injil: Yoh 17:1-11a.

I : Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes: Dalam perjamuan malam terakhir Yesus menengadah ke langit dan berdoa, “Bapa, telah tiba saatnya: permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. Sama seperti Engkau telah memberi kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk Kulakukan. Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada. Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku, dan mereka telah menuruti firman-Mu. Sekarang mereka tahu bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu. Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu, dan segala milik-Mu adalah milik-Ku, dan milik-Ku adalah milik-Mu, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. Dan Aku tidak lagi ada di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu.”

Demikianlah Injil Tuhan.

U : Terpujilah Kristus

 

HOMILI

 

Doa Umat:

I : Saudara-saudari, Allah Bapa sungguh memperhatikan kita, sampai Putera-Nya menjadi manusia dan masuk dalam sejarah kita. Marilah kita panjatkan doa-doa kepada Bapa melalui Putera-Nya Yesus Kristus, awal dan akhir kehidupan kita.

 

L : Bagi Gereja Semoga seluruh Gereja setia menceritakan karya keselamatan Allah entah secara langsung ataupun melalui media komunikasi sosial agar semakin banyak orang merasakan bahwa Tuhan sungguh hadir dan peduli. Kami Mohon…

U : Kabulkanlah doa kami Ya Tuhan

 

L : Bagi Para Pemimpin Bangsa-Bangsa Semoga para pemimpin bangsa yang kini tekun menangani persoalan yang ditimbulkan oleh Pandemi Covid 19, semakin setia dengan tugas dan tanggungjawab mereka untuk mengusahakan kesejahteraan umum di atas kepentingan pribadi. Kami Mohon…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan

 

L : Bagi Para Pekerja dan Pewarta di Media Komunikasi Sosial Semoga mereka yang terlibat dalam karya-karya Komunikasi Sosial, memperoleh bimbingan dan berkat dari Tuhan agar mereka semakin sanggup menceritakan cinta kasih dan kebenaran. Kami Mohon…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan

 

L : Bagi Para Korban Pandemi Covid 19 dan Segala Upaya Menghadapinya Semoga mereka yang sedang menderita dikuatkan dan disembuhkan, yang meninggal memperoleh kebahagiaan, dan aneka upaya pemerintah, para medis, para peneliti dan semua pihak yang bekerja untuk mengatasi persoalan dari pandemi covid 19 ini, mendapat perlindungan dan berkat Tuhan. Kami Mohon…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan

 

L : Bagi Karya Pastoral Komunikasi Sosial di Keuskupan-keuskupan dan Paroki-Paroki. Semoga karya-karya Pastoral Komunikasi. semakin didukung dengan tenaga profesional, fasilitas memadai dan manajemen pastoral yang baik  agar mereka makin mampu bercerita tentang kasih Tuhan di zaman modern ini. Kami Mohon…

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan

 

L : Bagi kita semua Semoga kita yang merayakan Hari Komunikasi Sosial Sedunia ini, semakin sadar akan tugas perutusan kita dan giat untuk menceritakan kasih dan kebenaran Tuhan dalam hidup kita. Kami mohon …

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

 

I : Ya Allah Bapa kami, dengan RohMu, Engkau hadir di dalam Gereja. Perkenankanlah kami berkembang dalam persatuan dengan Roh Yesus, Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

 

Doa Persiapan Persembahan

I : Terimalah, ya Allah, doa-doa umatMu bersama persembahan roti dan anggur ini. Semoga berkat misteri suci yang kami rayakan pada Hari Komunikasi Sosial Sedunia ini, Engkau perkenankan kami mempersatukan diri dengan persembahan Putera-Mu, Yesus Kristus, yang menjadi pengantara dan teladan hidup kami. Engkau yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa. Amin.

 

Antifon Komuni:

Aku mohon, ya Bapa, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu, Alleluya.

 

Doa Sesudah Komuni:

I : Allah penyelamat kami, semoga berkat perayaan misteri yang amat suci pada Hari Minggu Komunikasi Sosial sedunia ini kami sungguh percaya bahwa kemuliaan yang diperoleh Kristus, Sang Kepala, akan dinikmati juga oleh TubuhNya, yakni seluruh Gereja dan oleh semangat Roh Yesus yang akan Kauutus kepada kami, Gereja-Mu tetap tekun mengisahkan karya keselamatan Putera-Mu, sehingga tiada seorang pun kehilangan harapan karena tetap melangkah di jalan Yesus keselamatan kami. Dialah Tuhan dan Pengantara kami sepanjang masa.

U : Amin.

 

Facebook
Google+
Twitter

Kabar lain

INDONESIA MAJU

SURAT GEMBALA 75 TAHUN KEMERDEKAAN INDONESIA USKUP AGUNG KEUSKUPAN AGUNG