Rekoleksi Umat Paroki St. Albertus Agung Jetis Yogyakarta 2024

Twitter
WhatsApp
Email
Sejumlah 40 (empat puluh) orang biarawan dan biarawati dari berbagai tarekat hadir pada Rekoleksi Umat di Paroki St. Albertus Agung Jetis Yogyakarta (Paroki Jetis) pada 27 – 28 April 2024. Rekoleksi Umat ini merupakan salah satu program garapan visioner yang selaras dengan Fokus Pastoral Keuskupan Agung Semarang 2024, yaitu Tinggal dalam Kristus dan Berbuah: Berjalan Bersama untuk Formasio Iman Berjenjang dan Berkelanjutan (FIBB).

Sejumlah 40 (empat puluh) orang biarawan dan biarawati dari berbagai tarekat hadir pada Rekoleksi Umat di Paroki St. Albertus Agung Jetis Yogyakarta (Paroki Jetis) pada 27 – 28 April 2024. Rekoleksi Umat ini merupakan salah satu program garapan visioner yang selaras dengan Fokus Pastoral Keuskupan Agung Semarang 2024, yaitu Tinggal dalam Kristus dan Berbuah: Berjalan Bersama untuk Formasio Iman Berjenjang dan Berkelanjutan (FIBB). Paroki St. Albertus Agung Jetis turut menyadari bahwa kehidupan iman umat bersifat dinamis dan tidak sekali jadi maka diperlukan pembinaan iman yang dilaksanakan berkelanjutan sesuai dengan jenjang usia umat.

Rekoleksi Umat ini mengambil tema: ”Umat Paroki St. Albertus Agung Jetis yang Sejahtera, Bermartabat, dan Beriman”. Paroki Jetis bekerjasama dengan IKHRAR (Ikatan Karya dan Hidup Rohani Antar Religius) DIY mengundang para biarawan dan biarawati, yang terdiri dari 22 orang Suster dan 18 orang Frater/Bruder untuk tinggal dan berdinamika di tengah-tengah umat lingkungan. Paroki Jetis sendiri terdiri dari 4 (empat) wilayah dan 20 (dua puluh) lingkungan, oleh karena itu tiap-tiap lingkungan terdapat 2 orang biarawan/wati yang tinggal (live-in) di rumah umat. Tujuan utama dalam kegiatan ini adalah: 1) mengenalkan tradisi doa dan karya kerasulan masing-masing biarawan/wati kepada umat Paroki Jetis; 2) memotret kondisi umat Paroki Jetis dari sisi kesejahtaraan rohani (tercukupinya pelayanan rohani oleh Gereja), martabat umat (umat yang mampu menjadi contoh atau teladan katolik sejati), dan beriman yang diwujudkan dengan kebiasaan berdoa bersama dalam keluarga, terlibat aktif di lingkungan ataupun di tingkat paroki, serta rajin memuliakan Tuhan di Gereja.

Kegiatan dimulai sejak Sabtu sore jam 16.00 WIB dengan penyambutan kedatangan para biarawan/wati di Aula Paroki. Selanjutnya secara resmi para biarawan/wati tersebut diserahterimakan oleh Ketua IKHRAR DIY yaitu Sr. Hedwig Wigiastuti, CB. kepada Romo Vincentius Suparman, Pr. selaku Romo Paroki St. Albertus Agung Jetis. Dengan dijemput oleh para pengurus lingkungan, biarawan/wati tersebut kemudian diantarkan ke rumah tinggal masing-masing.

Kegiatan selanjutnya pada sore sampai menjelang malam hari adalah mengunjungi umat lansia dan umat yang sedang menderita sakit, bahkan di salah satu lingkungan para suster diajak untuk menghadiri syawalan tingkat RT. Malam harinya sekitar jam 19.00 WIB, tiap-tiap lingkungan secara serentak menyelenggarakan diskusi atau sharing mengenai pelaksanaan pendampingan iman pada tiap jenjang usia baik di tingkat lingkungan maupun di tingkat paroki.

Menghadiri Syawalan RT di Lingkungan St. Maria Immaculata Kricak
Foto: Franciscus Krismono Wibowo/27 April 2024

 

Dinamika Umat di Lingkungan St. Paulus Jatimulyo
Foto: Wempi Gunarto/27 April 2024

Puncak acara Rekoleksi Umat adalah pelaksanaan Misa Akbar pada Minggu 28 April 2024 pukul 08.00 WIB secara konselebrasi oleh Romo Vincentius Suparman, Pr., Romo Yustinus Winaryanto, Pr., dan Romo Jonathan Christian Munthe, SCJ. Dalam homilinya, Romo Munthe, SCJ mengatakan bahwa ”Ketika kita sungguh tinggal di dalam Kristus, pada akhirnya kesempatan kita tinggal di dalam-Nya mengalami suatu perkembangan yang baik, boleh berbuah limpah dan buah tersebut kemudian dibagikan kepada orang-orang yang kita layani”.

Perarakan dalam Misa Akbar
Foto: Rosario Guntur Harimawan/28 April 2024

 

Misa Akbar bersama Biarawan/wati
Foto: Komsos Jetis/28 April 2024

 

Homili oleh Romo Jonathan Christian Munthe, SCJ.
Foto: Komsos Jetis/28 April 2024

Rangkaian Rekoleksi Umat dilanjutkan dengan dinamika para biarawan/wati bersama anak-anak sesuai jenjang usia, yaitu PIA (30 orang), PIR (70 orang), PIOM (35 orang), dan PIOD (10 orang). PIOD dalam hal ini diwakili oleh calon penerima Sakramen Krisma dewasa. Dinamika tersebut diisi dengan kegiatan promosi panggilan oleh para Suster dan Frater/Bruder, gerak dan lagu, serta permainan kelompok. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama pada pukul 11.30 WIB di depan Altar Gereja. Dalam dinamika per jenjang usia tersebut terdapat unsur pewartaan, pengajaran, dan pembinaan iman. Paroki Jetis mempunyai harapan bahwa umat katolik khususnya di Paroki Jetis sendiri, semakin memahami imannya dan menghayati jati diri sebagai murid Yesus yang diutus di tengah-tengah masyarakat.

 

Dinamika kelompok bersama PIA Paroki Jetis
Foto: Rosario Guntur Harimawan/28 April 2024

 

Dinamika kelompok bersama PIR Paroki Jetis
Foto: Franciscus Krismono Wibowo/28 April 2024

 

Para Biarawan/wati Peserta Live-In di Paroki Jetis
Foto : Rosario Guntur Harimawan/28 April 2024

Penulis: Rosario Guntur Harimawan