logokas2

Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahagia

Sejarah Singkat

            Tempat doa ini yang diperindah berdasarkan permintaan Ibu Maria, merupakan sebuah kompleks yang terdiri dari Gua Maria, Kapel dan sarana doa jalan salib. Tempat  doa ini sesungguhnya  telah ada  sejak tahun 1959 dan dikenal dengan nama ‘Gua Maria Sendang Ratu Kenya”. Nama lama tempat itu adalah Sendang Growong (Sumber Air dengan Gua Besar) karena memang sebelumnya berupa tempat pertemuan beberapa aliran air dalam tanah, tetapi tertutup oleh longsor besar karena gempa. Tempat itu tadinya terkenal angker. Seorang tokoh setempat meminta Umat Katolik yang jumlahnya baru beberapa orang untuk berbuat sesuatu guna mengusir kuasa kegelapan dari tempat itu. Petrus Suherman seorang katekis bersama beberapa orang katekumen mengadakan doa Novena Rosario. Sejak saat itulah tempat doa tersebut tidak angker lagi.

Rama Aloysius Purwodiharjo Pr, pastor Paroki Baturetno (waktu itu Stasi Danan masih menjadi bagian dari Paroki Baturetno), menjadikan tempat tersebut sebagai tempat doa  untuk menghormati Santa Perawan Maria. Di Gua kecil di atas Sendang ditempatkan sebuah patung Santa Maria, hasil karya  umat  setempat dan dipersembahkan kepada Santa Perwan Maria dengan nama Sendang Ratu Kenya (Ratu yang Perawan), sebab Santa Perawan Maria  degan kuasa Allah telah mengalahkan dan mengusir kuasa kegelapand ari tempat itu. Dalam perjalanan waktu, karena akses mencapai gua sangat sulit, tempat peziarahan itu terbengkelai, tidak terawat dengan baik.

Pada kunjungan sosial Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahagia ke Stasi Boto, Paroki Baturetno pada bulan September 1995, umat Katolik setempat mengantar  kelompok ini ke Sendang Ratu Kenya untuk berdoa. Kelompok ini kembali lagi pada bulan April 1996, dan pada kesempatan itu Ibu Maria lewat perantaraan Ibu Agnes Sawarno menyampaikan pesan agar tempat doa tersebur diperbaiki dan diperindah karena Ibu Maria memilihnya menjadi tempat doa.

Kurang lebih setahun kemudian, dalam pesannya kepada Ibu Agnes Sawarno, Ibu Maria memberi nama baru tempat peziarahan itu “Tempat Doa Hati Ibu yang Bahagia” karena Ibu Maria ingin datang dan diterima di Indonesia sebagai ibu, seorang ibu yang dekat dengan anak-anaknya (pesan Ibu Maria tanggal 8 Juni 1997). Gua Maria itu selesai dibangun pada akhir bulan September 1997 dengan penambahan prasarana berupa Kapel ‘Rasul Yohanes” dan Jalan Salip. Menurut Ibu Agnes, Ibu Maria juga memberi petunjuk untuk mendpatkan sumber air yang melimpah dan menjadi berkat bagi anak-anaknya yang menggunakannya.

Pada tanggal 16 Mei 1999, panita pembangunan atas nama ‘Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahagia’menyerahkan tempat ziarahini kepada Keuskupan Agung Semarang yang diwakili Mgr. J. Pujasumarta yang saat itu beliau menjabat sebagai Vikaris Jenderal KAS. Bunda Maria berjanji akan selalu hadir dan mendampingi anak-anaknya yang berziarah dan berdoa di tempat itu.

Itulah asal usul kehadiran Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahagia di Keuskupan Agung Semarang. Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahadia sendiri didirikan oleh Ibu Maria bunda Tuhan Yesus dan bunda kita pada bulan Mei 1995 sebagai sarana menyebarkan kasih kepada anak-anaknya di Indonesia. Ibu Maria memberi nama, memimpin dan melayani sendiri anak-anaknya lewat kelompok ini dan semua orang diundang bekerjasama dengannya untuk memnyambut membangun kesucian.

 

Visi dan Misi

Visi kelompok doa ini MewartakanTuhan Yesus Kristua adalah Allah. Misi kembali kepada Allah seutuhnya.

 

Struktur Organisasi

  1. Penerima Karunia :    Agnes Sawarno
  2. Pembimbing Rohani :    Isak Doera (Alm. Belum ada pengganti)
  3. Organisasi dan Kepengurusan
  • Koordinator Pusat yang bertugas mengkoordinir kelopok-kelompok se kota/wilayah
  • Kontak pribadi yang ditugasi

 

Data Keanggotaan

  1. Syarat anggota

Siapa pun yang menerima doa ini, dia anggota kelompok. “Aku tidak tinggal diam, aku sampaikan salamku melalui doaku ini kepada anak-anak di tanah airmu ini. Siapapun yang menerima doaku ini, dia disatukan dengan aku ibumu dalam kelompok ini oleh Allah (3 Juni 2000)

 

Semua  kelompok doa disatukan dalam kelompok ini melalui doa pasrah. “Semua kelompok baik. Aku senang, aku bahagia di mana kau bersama aku ibumu. Ini kutambahkan kepada kamu semuanya. Kelompok ini kusatukan bersama kamu semuanya supaya kamu tidak terpecah-pecah bahwa kelompok  ini yang benar, ini yang tidak. Inilah yang aku tidak inginkan, maka kelompok ini akan menyatukan semua kelompok itu menjadi kelompok pendoa di negaramu ini. (9 Maret 2000).

  1. Jumlah anggota
  • Paroki Wonogiri :    25 anggota
  • Paroki Ambarawa :    10 anggota
  • Paroki Katedral :    10 anggota
  • Paroki Sampangan :    10 anggota
  • Paroki Tanah Mas :      5 anggota
  • Karangpanas :    50 anggota
  • Paroki Banyumanik :      5 anggota
  • Paroki Gedangan :    10 anggota
  • Paroki Sendangguwo :    25 anggota
  • Paroki Bongsari :    25 anggota
  • Paroki Atmodirono :    25 anggota
  • Paroki Lampersari :    5 anggota
  • Paroki Kebondalem :    5 anggota
  • Paroki Sambiroto :    4 anggota
  • Paroki Tegal Rejo :    25 anggota
  • Paroki Girisonta :    15 anggota
  • Kapel Jangli :    5 anggota
  • Paroki Ungaran :    50 anggota
  • Paroki Klaten :    50 anggota +

Jumlah                         :    354 anggota

 

 

Kegiatan

  1. Latar belakang kegiatan
  • Menyampaikan pesan-pesan surga agar anak-anak yang dikasihi oleh Tuhan Yesus dan Ibu maria dapat kembali kepada Allah seutuhnya,
  • Menyiapkan anak-anak Tuhan dan Ibu Maria beriman secara mandiri agar dengan berpasrah masuk dalam pemunrnian untuk menyongsong Puncak Pemurnian Dunia da Masa Damai.
  1. Bentuk-bentuk Kegiatan
  • Membangun kasih Allah dalam diri pribadi, kelaurga, kelompok yang hidup dalam doa,
  • Mengadakan retret, rekoleksi, perayaan Ekaristi dan pertemuan Kitab Suci atau pendalaman iman,
  • Meewartakan pesan-pesan surga ke pelosok-pelosok tanah air Indonesia,
  • Peduli kasih kepada mereka yang membutuhkan.

 

Lain-lain

  1. Pedoman Hidup ‘Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahagia’
  • Berpuasa dan bermatiraga setiap hari Jumat karena hari itu merupakan hari kesedihan Ibu Maria,
  • Rajin membaca dan merenungkan firman karena dengan membaca Kitab Suci orang akan semakin dekat dengan Tuhan dan agar orang dikuatkan di dalam perjalanan hidup yang sedang dijalaninya,
  • Tekun berdoa, baik secara pribadi maupun dalam keluarga. Sebutkan nama Tuhanmu terus menerus dengan mesra di dalam perjalanan hidupmu,
  • Berserah diri dan mengandalkan hidup kepada Allah semata,
  • Menjadi anak-anak yang taat dan setia, yaitu taat dan setia kepada Tuhan Allah dan nasehat Ibu Maria,
  • Berbuat kasih kepada saudara-saudari kita, baik secara pribadi maupun gotong royong di dalam kelompok,
  • Menjadi anak-anak yang pintar dan bijaksana,
  • Rajin menerima Sakramen,
  • Berjuang untuk menyangkal diri.

 

  1. Media

Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahagia. Sekretariat: Jl. Rengas Raya 1 Bintaro Jakarta 12330. Telepon: 021.73887370. http://www.mariaibuyangbahagia.0rg

 

Sharing Iman

            Tujuan utama saya masuk dalam ‘Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahagia’ tiada lain karena ingin hidup yang benar, beriman yang benar seturut kehendak Tuhan pencipta langit dan bumi. Saya mengenal ‘Kelompok  Pelayanan Kasih  daro Ibu yang Bahagia’, pada saat selesai mengikuti lomba  membaca Kitab Suci melalui seorang teman prodiakon. Dia menginformasikan bahwa ada acara  doa pasrah di daerah Wuryantoro Wonogiri tahun 1999. Saya mengikuti acara itu. Dan saat berdoa saya tersentuh pada pribadi Yesus dan sepertinya Ia memberi pesan,”Jadilah kau anak yang baik, dekatkan dirimu pada-Ku, Aku memberkatimu.” Dalam perjalanan waktu, saya mengalami kerinduan untuk selalu dekat dengan Yesus dan setiap ada pertemuan doa pasrah saya selalu datang.

Dari bertekun agar semakin dekat dengan Yesus,  saya mengalami perubahan hidup. Hidp saya semakin tertata. Saya mudah sabar, rendah hati, tidak mudah marah atau jengkel,  tekun membaca Kitab Susi, membawa permasalahan keluarga dalam doa tidak malah menjadikan bahan pergunjingan murahan. Lewat bekerja, berdoa, dan melayani secara tekun, kami merasakan hidup ini  ini memiliki suka cita yang berlimpah bagaikan air mengalir, beban hidup tidak terasa berat, dan pengalaman itu mendorong saya  untuk menjalani hidup ini dengan penuh syukur dan menerima apa adanya dan selalu bersandar  kepada Allah untuk selalu memujinya. (Suyani Cicilia, Paroki Wonogiri)

 

Saya mengalami  perubahan setelah menjadi anggota Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahagia. Saya menjalani hidup dengan tenang, mengalir menjalani panggilan hidup. Sekarang ini saya  menjadi lebih mengasihi, sabar, suka cita, tenang pasrah, tidak mudah khawatir, lebih memahami Kitab Suci, dan dengan tekun membaca Kitab Suci agar  mampu menghayati hidup dengan rajin bekerja, berdoa dan meyali. (Retno Utari Vincentia, Paroki Ungaran).

 

 

Contoh Doa

 

DOA PASRAH

 

Pembukaan

Allah Bapa yang Mahakuasa dan Maharahim, kami bersatu dengan Ibu Maria di surga, bersama Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu yang Bahagia, serta anak-anak-Mu  di seluruh bumi ini, datang kepada-Mu mohon rahmat, berkat dan kerahiman-Mu. Lindungilah kami dari  kuasa-kuasa kegelapan yang datang dari dunia ini agar kami dapat berdoa dengan baik. Terpujilah Engkau Allah yang Mahapengasih dan Mahapenyayang, terpujilah Engkau di surga, terpujilah Engkau di hati kami, kini dan sepanjang masa. Amin.

 

Saat Hening

Ciptakan suasana hening lahir dan batin. Sebutkan nama Yesus terus menerus dalam hati.

 

Litani Pasrah

Pemimpin mendoakan kalimat per kalimat diulangi oleh peserta doa

 

Tuhan Yesus, terangilah hati dan pikiran kami dengan Roh Kudus-Mu

Tuhan Yesus, ajarilah kami sabar di saat kami berdoa

Tuhan Yesus, ajarilah kami berdoa dengan baik

Tuhan Yesus, ajarilah kami lebih percaya kepada-Mu

Tuhan Yesus, ajarilah kami lebih pasrah kepada-Mu

Tuhan Yesus, kami mohon berkat-Mu

Tuhan Yesus, kami mohon rahmat-Mu

Tuhan Yesus, kami mohon belas kasihan-Mu

Tuhan Yesus, kami mohon pengampunan-Mu

Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk mau mengasihi sesama kami

Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk mau mengampuni sesama kami

Tuhan Yesus, kami rindu kepada-Mu

Tuhan Yesus, kami cinta kepada-Mu

Tuhan Yesus, hadirlah kami menyambut-Mu

Tuhan Yesus, kami pasrah kepada-Mu

 

Doa Pasrah

Didoakan bersama-sama

 

YA ALLAH MAHAKUASA PADA SAAT INI JUGA JIWAKU KUSERAHKAN KEPADA-MU KARENA ENGKAU YANG MEMPUNYAI BUMI INI DAN AKU CIPTAANMU (3x). AMIN.

 

Dilanjutkan dengan (salah satu):

  • Doa Rosario
  • Satu kali Bapa kami, tiga kali Salam Maria

 

Kemuliaan kepada Bapa….

Terpujilah nama Yesus, Bunda  Maria…..

Para Malaikat dan para kudus, para rasul yang ad di surga, para santo dan santa yang telah diberi kedamaian Tuhan. Satukanlah doa kami dengan doa-doamu di surga. Amin.

 

Doa ini dapat diawali dengan ibadat sabda dan dalam keadaan darurat bisa langsung didoakan doa pasrah ini.

Facebook
Twitter

Kabar lain