Merayakan 20 tahun Bulan Katekese Liturgi

Oleh lektor
1 Mei 2019

Anik berjumpa dengan Nindya di sebuah café. Sambil minum coffe latte kesukaannya, Anik bertanya: “Nin, nanti malam kok ada undangan untuk pertemuan di lingkungan, emang ada apaan?” Sambil meletakkan handphone-nya, Nindya menjawab: “Setahuku sih, ada doa rosario. Kan ini bulan Mei, bulan rosario apa bulan Maria….lupa aku”. Nindya masih menambahi: “Oh ya kata bapakku, ada renungan BKL juga pas doa rosario nanti”. “BKL apaan?” tanya Anik. “Gak tahu aku….kayaknya itu lho ada buku dari Keuskupan tentang penjelasan liturgi atau apa gitu”, jawab Nindya. “Ah, aku sih gak tertarik….mau tahu liturgi gampang aja kan, browsing di google juga mudah dapat jawabannya”, kata Anik. Nindya cuma mengangguk-anggukan kepala sambil buka handphone lagi, entah apa yang dicarinya.

Percakapan dua anak muda di atas tidak jarang terjadi. Bagi umat yang sudah biasa mengadakan doa rosario sambil merenungkan buku BKL (Bulan Katekese Liturgi) terbitan Komisi Liturgi KAS sejak tahun 1999, tentu saja BKL ini tidak asing. Pada tahun 2019 ini, BKL di Keuskupan Agung Semarang telah berusia 20 tahun. Itulah sebabnya, tema BKL tahun ini dibuat khusus yaitu dalam rangka merayakan 20 tahun BKL. Pertanyaan yang menggelitik adalah apakah katekese liturgi yang selalu diadakan di bulan Mei sejak tahun 1999 sudah dikenal dengan baik oleh umat, atau masih menjadi barang asing seperti adik-adik kita, Anik dan Nindya di atas?

Katekese liturgi untuk umat sudah menjadi amanat para Bapa Konsili Vatikan II yang berkata bahwa para gembala jiwa mesti dengan tekaun dan sabar mengusahakan pembinaan liturgi kaum beriman dan keikutsertaan mereka secara aktif, baik lahir maupun batin, sesuai dengan umur, situasi, corak hidup dan taraf perkembangan religius mereka (SC 19). Tentu saja kalau sekedar untuk tahu, orang dapat mencari informasi di internet atau browsing di google seperti kata Anik di atas. Tetapi poinnya tidak hanya soal bagaimana kita tahu, tetapi bagaimana umat dapat berjumpa, berinteraksi dan terutama berdoa bersama dalam persekutuan. Justru yang terakhir inilah salah satu sifat dasar Gereja sebagai ekklesia (bhs Yunani), yang berarti rapat, sidang, pertemuan.

WhatsApp
Facebook
Twitter
Email

Berita Terkait

KALENDER LITURGI

Hari Ini dalam Liturgi

Tanggal
Perayaan
Bacaan
Warna liturgi
Kalender bulan ini ↗  ·  sumber: imankatolik.or.id