Kunjungan Mahasiswa S2 UKSW Belajar Tentang Katolisitas

Twitter
WhatsApp
Email

Semarang 9/02/2024. Pada Jumat, tanggal 9 Februari 2024, ada 12 mahasiswa S2 bersama Bp. Pdt. Gunawan Y. A. Suprabowo dosen Sosiologi Agama Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga mengunjungi Kevikepan Semarang. Kunjungan ini dikelola oleh Komisi HAK Kevikepan bertempat di Gereja St. Theresia Kanak-Kanak Yesus Bongsari. Kunjungan tersebut disamping sebagai anjang sana atau silaturahmi persaudaraan, juga dimaksudkan sebagai pembelajaran lapangan Mata Kuliah Religiositas Altrusitik.

Dalam kunjungan ini, hadir untuk berjumpa dan berdialog bersama sebagai perwakilan Kevikepan Semarang yaitu Rm Mateus Seto Dwiadityo, Pr dari Paroki Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari atau Katedral Semarang, begitu juga ada Ibu Dwi Laksana mewakili Komisi HAK dan Purwono Nugroho Adhi serta Dharu Setyoaji mewakili Komisi Kateketik Kevikepan Semarang.

Anjang sana atau silaturahmi persaudaraan, dalam pembelajaran lapangan Mata Kuliah Religiositas Altrusitik mahasiswa S2 UKSW ke Gereja Bongsari bersama Komisi HAK

Kegiatan berlangsung antusias dengan berbagai dialog dan pertanyaan-pertanyaan informatif seputar KeKatolikan. Sebagian besar pertanyaan dari mahasiswa ini berkisar mengenai ritus-ritus dan pemahaman atas perbedaan yang mendasar mengenai Kristen dan Katolik khususnya pandangan mengenai Devosi kepada Maria dan Perayaan Ekaristi. Tentu dialog lebih dikembangkan oleh Rm Mateus Seto Dwiadityo, Pr untuk membuka informasi teologis kekhasan Katolik kepada 12 mahasiswa S2 Sosiologi Agama Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga yang kebetulan semuanya beragama Kristen dari berbagai dedominasi. Bp. Pdt. Gunawan Y. A. Suprabowo juga memberikan rasa terima kasih dapat diberikan kesempatan berdialog secara khusus dengan perwakilan Katolik. Kegiatan ini dikatakan juga sebagai satu rangkaian dari kunjungan dialog Mata Kuliah Religiositas Altrusitik kepada beberapa agama juga dari Islam, Hindu, hingga Budha.

Ibu Dwi Laksana selaku Komisi HAK juga mengharapkan dialog seperti ini senantiasa diteruskan. Begitu juga dan Purwono Nugroho Adhi yang berharap kunjungan ini menjadi salah satu upaya untuk mencapai seperti apa yang dikatakan Michael Grimmitt dengan “Learning From Religion” yang tidak terbatas hanya dengan “Learning About Religion”. Kegiatan diakhiri dan ditutup dengan berjalan berkeliling mengunjungi altar dan ruang dalam gedung Gereja St. Theresia Kanak-Kanak Yesus Bongsari. (Pur)