logokas2

Rekoleksi Komunitas Sekolah Kanisius se-Sleman Barat: Ujian Sekolah Siapa Takut?

Jumat-Sabtu (13-14 Januari 2023), Komunitas Sekolah Kanisius (KSK) se-Sleman Barat mengadakan rekoleksi iman bagi murid-murid kelas 6. Rekoleksi diadakan di Wisma pertapaan Rm. Mangunwijaya. Peserta yang berjumlah 137 murid ini berasal dari SD Kanisius Klepu, SD Kanisius Jetis Depok, SD Kanisius Ngapak, SD Kanisius Duwet, SD Kanisius Gamping, SD Kanisius Minggir. Sekolah Dasar Kanisius se-Sleman Barat ini di bawah naungan Yayasan Kanisius Cabang Yogyakarta (YKCY).

Rekoleksi kali ini ditujukan kepada murid kelas 6 dengan maksud dan tujuan untuk membangun motivasi murid menghadapi ujian akhir sekolah dasar dan menyadarkan akan tanggung jawab siswa menyelesaikan masa belajar di sekolah dasar. Rekoleksi juga memantik habitus baru siswa untuk lebih serius dalam menyiapkan ujian. Dengan maksud dan tujuan ini, murid tidak hanya dipersiapkan secara kognitif namun juga dibekali dengan kemampuan afektif dan kerohanian. Dengan bekal kognitif, afektif, dan kerohanian ini, KSK Sleman Barat berusaha mewujudkan harapan Yayasan untuk mengarahkan murid-muridnya untuk menjadi pribadi yang memiliki kompetensi tinggi (competence), berkarakter dan memilikii hati nurani yang benar (conscience), hingga dikemudian hari memiliki kepedulian sosial (compassion).

Dinamika acara dimulai dengan ibadat sabda, dan dilanjutkan dengan sesi Who I Am? Sesi ini menyadarkan murid-murid tentang hati nurani, talenta, bakat dan kemampuan yang bisa dikembangkan. Sesi dua bertemakan “Aku, Tuhan dan Sesama”. Dalam sesi ini, murid-murid diajak untuk melihat bahwa pribadinya tidak bisa lepas dari relasi dengan lingkungan sekitar. Pada sesi akhir, para pendamping menyadarkan bahwa peran dan keberadaan dirinya tentu tidak lepas dari orang tua dan bapak ibu guru. Motivasi dan dukungan orang tua berperan penting bagi perjalanan mereka selama ini.

Kegiatan hari sabtu diawali dengan renungan pagi. Pada sesi renungan ini, murid-murid diajak untuk mengendapkan buah-buah permenungan pada hari kemarin. Buah-buah permenungan itu disyukuri sebagai bagian dari perjalanan hidup dan iman mereka. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan Dinamika outbond activity. Dalam sesi outbond activity ini, ada empat permainan diantaranya; Pipe Ball, Pipa bocor, karpet terbang dan estafet air. Dengan suasana ceria, murid-murid semakin didekatkan dengan teman-teman mereka. Satu sama lain didorong untuk bekerjasama, saling menguatkan dan mendukung. Setelah outbond activity, murid-murid diajak untuk membuat rencana tindak lanjut. Murid-murid menuliskan mimpi-mimpi dan menyusun rencana strategis belajar. Keseluruhan kegiatan diakhir dengan Ekaristi penutup yang dipimpin oleh Rm. Kristoforus Rhesa Alem Pramudita, Pr.

Ibu Tri Utami sebagai guru SD Kanisius Klepu mengungkapkan harapannya dengan adanya rekoleksi ini murid-murid bisa lebih semangat belajar dan semakin sadar bahwa ujian akhir adalah tonggak perjuangan selama 6 tahun belajar di sekolah dasar untuk lanjut pada jenjang selanjunya. Pembelajaran kognitif, afektif dan kerohanian memberikan bekal bagi murid untuk melanjutkan jenjang di sekolah menengan pertama yang mereka impikan.

 

Yuhanes Kristi Andayanto

Facebook
Twitter

Kabar lain

Baby Vampy: Mimpi Buruk

Waaah…Baddy mengalami mimpi buruk. Seram sekali mimpi Baddy. Untung ada Vampy yang bisa menenangkan Baddy. Seperti apa mimpinya?

Entrepreneur Muda: Jangan Pernah Takut Mencoba!

Klaten- Sebastian Michael Kurniawan (24) merupakan seorang OMK (Orang Muda Katolik) Paroki Santa Maria Assumpta, Klaten yang memiliki ketertarikan di bidang entrepreneur coffee shop. Namanya, Kafeine Coffee. Kafeine Coffee sendiri terletak di Jl. Dr. Wahidin