logokas2

Misa “Nyambi”

Misa “Nyambi”

Sore itu keluarga Pak Ignatius Darmoji mengikuti Misa online. Bu Lusia Pariyem, istrinya, sesekali melihat ke dapur karena sayur belum matang. Sambil main game di HP, Adi anak bungsunya ikut bergabung. Pak Darmoji sendiri tampak gelisah, karena menunggu kedatangan seorang tamu.
Rupanya, selama Misa online berlangsung, keluarga Pak Darmoji kurang mampu mengikutinya dengan sepenuh hati, karena masing-masing sibuk “nyambi” kegiatan lainnya.

Situasi ini mungkin tidak hanya dialami oleh keluarga Pak Ignatius Darmoji. Dalam masa pandemi Covid-19, Misa online menjadi salah satu alternatif yang bisa kita lakukan, tetapi kadang hati dan pikiran kita masih “sibuk” dengan kegiatan yang lain. Lalu, bagaimana kita bisa mengikuti Misa online secara layak? Memang, harus diakui bahwa pelaksanaan Misa di masa pandemi Covid-19 ini tampak lucu dan menggelikan! Mengapa? Sebab, sebelum pandemi Covid-19, main handphone saat mengikuti Misa tentu saja dilarang, bahkan harus di-silent ataupun di-non-aktifkan. Namun, kini kita mengikuti Misa online dengan perangkat HP atau televisi.

Misa online dengan cara nyambi tentu tidak menjadi masalah apabila intensi atau kehendak kita dari awal hanya mau menonton Misa, sementara kita sudah atau akan mengikuti perayaan Ekaristi secara langsung atau offline di gereja. Gereja mengajarkan: “Bunda Gereja menginginkan supaya semua orang beriman dibimbing ke arah keikutsertaan yang sepenuhnya, sadar dan aktif dalam perayaan-perayaan
liturgi” (SC 14). Artinya, kalau mau ikut Misa ya harus berpartisipasi secara penuh, sadar dan aktif, tidak “disambi-sambi” alias sibuk dengan perkara lain. Baik secara offline, maupun terpaksanya online: kita fokus, ikut penuh dari awal sampai akhir, ikut tata geraknya, ikut menjawab saat umat menjawab, berpakaian pantas seperti layaknya ikut Misa di
gereja, dan seterusnya.

Renungan dalam bentuk video:

Facebook
Twitter

Kabar lain

BABY VAMPY: HATI-HATI

Baddy, vampir yang usil, malas, dan tidak pernah bisa diam kembali membuat kegaduhan. Akibat kemalasannya ini yang bikin gaduh. Untung ada Vampy yang siap sedia memberi tau Baddy supaya lebih baik. 

TEMU PASTORAL KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG – KEVIKEPAN SURAKARTA

25 November 2022, bertempat di pusat spiritualitas Ignasian yaitu di Rumah Retret Panti Semedi , Sangkal Putung – Klaten diadakan Temu Pastoral Keuskupan Agung Semarang 2022 untuk wilayah Kevikepan Surakarta. Temu Pastoral kali ini terasa berbeda dari Temu Pastoral sebelumnya karena dibawakan dengan sangat

CintaMu Mematri Pilihanku: Menepis Ragu

Kunjungannya ke Dr. Ridho & Museum Asian Youth Day Indonesia membuat Evan teringat akan sesuatu yang penting yang selama ini telah dia lupakan. Evan pun mengajak Ferina untuk menemui Alex dan merencanakan sesuatu.