logokas2

Paguyuban Simeon Hana (adiyuswo)

Sejarah Kelahiran

Munculnya kelompok doa ini berawal dari keinginan yang kuat untuk menjalin hubungan dan persaudaraan antar  umat yang sudah lanjut usia (lansia) di Paroki Wates.  Usia sudah lanjut tidak menghalangi mereka ikut terlibat  menumbuh suburkan paguyuban pengharapan dan persaudaraan sejati di Paroki Wates. Maka pada tanggal 10 April 2003, beberapa orang yang telah berlanjut usia tersebut mendirikan Paguyuban Lansia Simeon Hana di Paroki Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam perjalanan waktu,  nama lansia diubah menjadi adiyuswo. Jadi namanya adalah Paguyuban Adiyuswo Simeon Hana.

 

Visi dan Misi

Visi, meningkatnya iman Kristiani dan terwujudnya peguyuban persaudaraan sejati.

Misi,

  1. Meningkatkan atau menguatkan iman adiyuswo dan keluarganya
  2. Mempererat persaudaraan, persatuan kesatuan dan kekeluargaan untuk mewujudkan persaudaraan sejati
  3. Menambah wawasan iman
  4. Bertanggung jawab atas kehidupan menggereja
  5. Semakin giat dalam melaksanakan doa bersama

 

Kegiatan

Petemuan rutin setiap Jumat ke-2, pk. 10.00. Acara pertemuan adalah doa rosario, pendalaman iman, sharing dan tukar informasi. Kemudian pertemuan dilanjutkan  dengan  mengikuti Perayaan Ekaristi Pelajar pk. 12.00  yang dilaksanakan setiap Jumat ke-2.

Selain  berdoa bersama, paguyuban juga kadang mengadakan ziarah ke Gua Maria atau ziarah ke makam para leluhur, mengadakan perayaan Hari Orang Sakit sedunia dan secara berkala melaksanan cek kesehatan berkerjasama dengan Rumah Sakit Siti Chotijah Wates.

 

 

Keanggotaan

Paguyuban terbuka bagi seluruh adiyuswo seluruh Paroki Wates, namun karena lokasi yang sulit dan  banyak lansia yang sudah lanjut usianya, anggota masih sangat terbatas dari kota Wates. Syarat menjadi anggota paguyuban  adalah orang Katolik yang sudah berusia 60 tahun ke atas.

 

Organisasi dan Kepengurusan

Paguyuban ini termasuk perkumpulan informal, tanpa AD/ART. Kepengurusan terdiri dari penasehat rohani, ketua I, ketua II, sekretaris I, sekretaris II, bendahara, dan pendamping.

 

Lain-lain

Pembiayaan paguyuban bersifat swadana atau mandiri. Keuangan dikumpulkan dari anggota dan diperuntukkan bagi anggota.

Facebook
Twitter

Kabar lain

CINTAMU MEMATRI PILIHANKU: Kita Jalani Bersama

Keluarga adalah Gereja terkecil, Setiap orang tua mempunyai tanggung jawab yang begitu besar untuk membawa anak-anaknya untuk beriman. Tidak terkecuali Orang tua Evan yang selalu beriman dalam keluarga. Namun sang ayah merasa ada yang berubah dari dalam diri Evan.

KARINA KAS: Respon Gempa Cianjur

Yayasan KARINAKAS berupaya hadir memberikan sapaan dan bantuan bagi mereka yang terdampak pada peristiwa gempa di Cianjur. Meskipun terkendala medan yang sulit dan jalan yang sangat padat, Gereja berupaya hadir memberikan bantuan tanpa memandang susahnya medan yang dijangkau.

Ngobrolin Suami ‘MUNTABER’ Mundur Tanpa Berita

Berdasarkan Assessment yang dilakukan kepada beberapa komunitas sekolah dan anak muda gereja mengenai pengalaman menyenangkan dan tidak menyenangkan, ditemukan setiap anak pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan di lingkungan sekitar mereka.

BABY VAMPY: HATI-HATI

Baddy, vampir yang usil, malas, dan tidak pernah bisa diam kembali membuat kegaduhan. Akibat kemalasannya ini yang bikin gaduh. Untung ada Vampy yang siap sedia memberi tau Baddy supaya lebih baik. 

TEMU PASTORAL KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG – KEVIKEPAN SURAKARTA

25 November 2022, bertempat di pusat spiritualitas Ignasian yaitu di Rumah Retret Panti Semedi , Sangkal Putung – Klaten diadakan Temu Pastoral Keuskupan Agung Semarang 2022 untuk wilayah Kevikepan Surakarta. Temu Pastoral kali ini terasa berbeda dari Temu Pastoral sebelumnya karena dibawakan dengan sangat