logokas2

BKL Hari 8: Ekaristi sebagai Puncak dan Pusat seluruh Liturgi

BKL Hari 8: Ekaristi sebagai Puncak dan Pusat seluruh Liturgi

Pada hari Minggu pagi, Pak Karsosuwung kelihatan begitu sibuk menata dagangannya berupa pakaian. Cucunya yang bernama Bimobersiap-siap pergi ke Gereja untuk mengikuti perayaan Ekaristi. Bimo kelihatan terkejut melihat kakeknya tidak pergi ke Gereja.Ia bertanya: “Mbah, ini hari Minggu kok tidak pergi ke Gereja?” Jawab Pak Karsosuwung: “Le, kemarin diumumkan bahwa hari ini car-freeday di depan Kabupaten. Simbah mau jualan.Tadi simbah sudah doa rosario dan membaca Kitab Suci sendiri di rumah sebagai pengganti Misa“.

Apa yang dilakukan Pak Karsosuwung di atas tidak tepat.Ia berpikir bahwa Ekaristi bisa diganti dengan berdoa rosario dan membaca Kitab Suci. Ekaristi merupakan perayaan syukur atas karunia Allahkhususnya atas karya penyelamatan Allah melalui sengsara, wafat dan kebangkitan Kristus dalam Roh Kudus. Selain Ekaristi, tentu sajaada banyak cara untuk bersyukur misalnyaberdoa pribadi, menghadiri ibadat lingkungan, membaca Kitab Suci, merayakan sakramen-sakramen dan sakramentali. Diantara aneka cara bersyukur tersebut, Perayaan Ekaristi merupakan puncak dan sumber hidup orang beriman (bdk. LG 11). Terutama melalui Ekaristi terlaksanalah “karya penebusan kita” (SC 2). Maka dapat dikatakan bahwa Ekaristi merupakan perwujudan tertinggi liturgi (bdk. SC 41). Ekaristi menjadi sumber rahmat menuju pengudusan manusia dan pemuliaan Allah (SC 10).

Mengingat pentingnya Ekaristi tersebut, pak Karsosuwung sebenarnya tetap dapat mengikuti Ekaristi pada jam lain yang tidak bertabrakan waktunya dengan pekerjaannya. Misalnya pada hari Minggu sore atau Sabtu sore. Dengan demikian, ia dapat berjualan dan tetap dapat pula mengikuti perayaan Ekaristi.

Facebook
Twitter

Kabar lain

Baby Vampy: HEMAT ENERGI

Hemat energi?? apakah itu?? Yuk belajar bagaimana hemat energi dalam keseharian kita bersama Vampy – vampir yang baik hati dan juga Baddy – vampir usil yang selalu ganguin Vampy.

CINTAMU MEMATRI PILIHANKU: Kita Jalani Bersama

Keluarga adalah Gereja terkecil, Setiap orang tua mempunyai tanggung jawab yang begitu besar untuk membawa anak-anaknya untuk beriman. Tidak terkecuali Orang tua Evan yang selalu beriman dalam keluarga. Namun sang ayah merasa ada yang berubah dari dalam diri Evan.

KARINA KAS: Respon Gempa Cianjur

Yayasan KARINAKAS berupaya hadir memberikan sapaan dan bantuan bagi mereka yang terdampak pada peristiwa gempa di Cianjur. Meskipun terkendala medan yang sulit dan jalan yang sangat padat, Gereja berupaya hadir memberikan bantuan tanpa memandang susahnya medan yang dijangkau.

Ngobrolin Suami ‘MUNTABER’ Mundur Tanpa Berita

Berdasarkan Assessment yang dilakukan kepada beberapa komunitas sekolah dan anak muda gereja mengenai pengalaman menyenangkan dan tidak menyenangkan, ditemukan setiap anak pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan di lingkungan sekitar mereka.