logokas2

BKL Hari 4: Simbol-Simbol dalam Perayaan Liturgi

BKL Hari 4: Simbol-Simbol dalam Perayaan Liturgi

Saat lomba paramenta dalam rangka Tarcisius Cup Misdinar se-Kevikepan DIY 2018, salah satu tim dari perwakilan paroki dipersilahkan untuk mempersiapkan peralatan liturgi perayaan Kamis Putih. Tim juri tersenyum-senyum karena kasula yang mereka persiapkan berwarna ungu. Hal ini keliru. Semestinya kasula berwarna putih atau kuning yang melambangkan kemuliaan dan kekudusan.

Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya memahami simbol-simbol yang ada dalam perayaan liturgi. Warna pakaian petugas liturgi yang kita lihat hanya salah satu simbol yang kita jumpai dalam perayaan. Selain warna pakaian, ada juga benda-benda yang bermakna simbolis. Benda-benda yang kita pakai dalam perayaan liturgi terdiri dari benda-benda alamiah dan buatan. Contoh benda-benda alamiah adalah air, abu, dupa, api, anggur, roti dan minyak. Contoh benda-benda buatan adalah piala, sibori, salib, tabernakel, meja altar dan mimbar. Semua benda yang dipakai ini memiliki makna simbolis tertentu. Contohnya adalah lilin yang menyala. Api yang kita lihat menyimbolkan Yesus Kristus yang bangkit dan menjadi terang hidup kita. Tidak hanya warna dan benda namun gerakan-gerakan dalam perayaan liturgi juga bermakna simbolis.Mengapa kita misalnya dalam perayaan Ekaristi kadang berdiri, duduk dan membungkuk bukanlah tanpa makna. Contohnya dengan berdiri pada saat bacaan Injil, kita menunjukkan sikap hormat dan siap sedia mendengarkan Tuhan yang bersabda. Hal ini menunjukkan betapa perayaan liturgi kita selalu dipenuhi dengan simbol-simbol yang begitu kaya. Ini bukan pertama-tama soal aturan mengapa kita memakai warna putih pada saat Kamis Putih atau mengapa kita berdiri saat bacaan Injil. Ada makna tertentu yang mau ditampakkan. Maka alangkah baiknya kita memahami symbol-simbol yang ada sehingga kita semakin menghayati perayaan liturgi kita.

Facebook
Twitter

Kabar lain

BABY VAMPY: HATI-HATI

Baddy, vampir yang usil, malas, dan tidak pernah bisa diam kembali membuat kegaduhan. Akibat kemalasannya ini yang bikin gaduh. Untung ada Vampy yang siap sedia memberi tau Baddy supaya lebih baik. 

TEMU PASTORAL KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG – KEVIKEPAN SURAKARTA

25 November 2022, bertempat di pusat spiritualitas Ignasian yaitu di Rumah Retret Panti Semedi , Sangkal Putung – Klaten diadakan Temu Pastoral Keuskupan Agung Semarang 2022 untuk wilayah Kevikepan Surakarta. Temu Pastoral kali ini terasa berbeda dari Temu Pastoral sebelumnya karena dibawakan dengan sangat

CintaMu Mematri Pilihanku: Menepis Ragu

Kunjungannya ke Dr. Ridho & Museum Asian Youth Day Indonesia membuat Evan teringat akan sesuatu yang penting yang selama ini telah dia lupakan. Evan pun mengajak Ferina untuk menemui Alex dan merencanakan sesuatu.