logokas2

BKL Hari 12: Doa dan Devosi Pribadi dalam Perayaan Ekaristi

BKL Hari 12: Doa dan Devosi Pribadi dalam Perayaan Ekaristi

“Hai! Warna rosariomu kok aneh, merah putih?” tanya Winda pada Nuridi halaman gereja pada hari Minggu. “Baguslah! Seperti bendera merah putih. Ini baru lho. Rosario ini merupakan pemberian tante saya yang tinggal di Jakarta,” jelas Nuri. “Luar biasa. Sudah dipakai untuk doa?” tanya Winda lagi. “Belumlah. Saya mau inreyen selama Misa nanti,” imbuh Nuri penuh semangat. “Hus. Selama Misa? Nekad kamu! Dalam Misa, tidak dibenarkan doa rosario sendiri sehingga kita mengabaikan keterlibatan dan kesatuan kita dengan Misanya sendiri.”

Selama merayakan Ekaristi, tidak jarang ada umat yang asyik dengan devosi pribadi. Padahal perayaan Ekaristi tidak pernah menjadi doa pribadi. Perayaan Ekaristi adalah perayaan bersama seluruh Gereja. “Upacara-upacara Liturgi bukanlah tindakan perorangan, melainkan perayaan Gereja sebagai sakramen kesatuan, yakni Umat kudus yang berhimpun dan diatur  di bawah para Uskup.” (SC.  26).

Memang kita merayakan Ekaristi dengan membawa berbagai ujud kebutuhan pribadi dan syukur atas berkat Tuhan. Namun kita perlu ingat bahwa merayakan Ekaristi merupakan perayaan bersama seluruh Gereja. Untuk itu, sudah selayaknya apabila kita ikut ambil bagian dalam perayaan tersebut dan tidak malah sebaliknya asyik dengan diri sendiri. Antara lain kita ikut bernyanyi, menjawab aklamasi-aklamasi, mendengarkan sabda Tuhan, ikut hening dan menyatukan hati saat imam membacakan Doa Syukur Agund serta doa-doa lainnya.

Para imam beranggung jawab  mendorong umat untuk terus-menerus terlibat dan berpartisipasi aktif dalam Ekaristi. Tim Liturgi paroki pun hendaknya mempersiapkan teks Ekaristi dengan baik. Contohnya adalah memilih nyanyian dan aklamasi yang dikenal umat atau melatihnya terlebih dahulu apabila masih baru.

Facebook
Twitter

Kabar lain

BABY VAMPY: HATI-HATI

Baddy, vampir yang usil, malas, dan tidak pernah bisa diam kembali membuat kegaduhan. Akibat kemalasannya ini yang bikin gaduh. Untung ada Vampy yang siap sedia memberi tau Baddy supaya lebih baik. 

TEMU PASTORAL KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG – KEVIKEPAN SURAKARTA

25 November 2022, bertempat di pusat spiritualitas Ignasian yaitu di Rumah Retret Panti Semedi , Sangkal Putung – Klaten diadakan Temu Pastoral Keuskupan Agung Semarang 2022 untuk wilayah Kevikepan Surakarta. Temu Pastoral kali ini terasa berbeda dari Temu Pastoral sebelumnya karena dibawakan dengan sangat

CintaMu Mematri Pilihanku: Menepis Ragu

Kunjungannya ke Dr. Ridho & Museum Asian Youth Day Indonesia membuat Evan teringat akan sesuatu yang penting yang selama ini telah dia lupakan. Evan pun mengajak Ferina untuk menemui Alex dan merencanakan sesuatu.